Ingin Mengelola Banyak Akun Social Media dengan Mudah? Gunakan 3 (+) Tools Ini

21.39 Unknown 5 Comments


Setiap platform social media memiliki waktu yang paling efektif untuk mengunggah konten. Sayangnya kita tidak selalu bisa untuk mengunggah konten secara langsung pada waktu-waktu tersebut. 

 


Apalagi jika kita mengelola social media sebuah brand. Pasti tidak hanya satu jenis social media yang digunakan. Dan untuk setiap platform tersebut karakteristik konten tentunya tidak bisa disamaratakan. Misal saja twitter dan facebook tidak bisa hanya dengan copy dan paste saja.

Membuka masing-masing akun social media juga mungkin akan sangat merepotkan.
Adanya masalah ini membuat adanya sebuah inovasi untuk membuat sebuah tool tool yang dapat melakukan banyak hal pada akun social media hanya dari satu tool saja. Tidak perlu membuka website atau aplikasi semua social media yang digunakan.

Saat ini ada banyak sekali tools social media management. Ada yang gratis dan berbayar.
Saya disini akan merekomendasikan beberapa tool social media managemen yang bisa membantu untuk mengelola banyak akun social media dan melakukan penjadawalan konten.

1.Hootsuite


Hootsuite dapat digunakan di PC, Mobile Phone dan Tablet | Sumber gambar: techrunch.com

Tools yang satu ini di buat oleh Ryan Holmes pada tahun 2008. Perusahaan ini bermarkas di Vancouver, Kanada.

 Hootsuite bisa kalian coba secara gratis. Paket gratis ini hanya memperbolehkan kita untuk me-manage 3 akun social media saja. Fitur gratis ini juga sudah mengijinkan kita untuk melakukan schedulling, basic analytics, serta fitur standar lainnya.

Hootsuite juga menyediakan aplikasi tambahan yang bisa membantu menjalankan campaign. Seperti form, tools untuk kolaborasi, customer service dan masih banyak lagi. Hootsuite juga memiliki aplikasi untuk smartphone Android dan iOS. Sehingga kita bisa mengelola semua akun social media kita darimana saja.

Kalian juga bisa mendapatkan banyak sekali pengetahuan dan tips baru tentang social media marketing di blog mereka.
Mereka juga menyediakan berbagai macam training dan sertifikasi  terkait social media marketing.

2.SproutSocial


Halamn depan SproutSocial

Sprout Social didirikan di Chicago pada 2010 dengan Justyn Howard sebagai CEO, Aaron Rankin sebagai CTO dan Gil Lara sebagai COO. Pada tahun 2016 ini Sprout Social berhasil meraih Most Innovative Social Media Marketing Platform dari Marketing & Tech.

Di Sprout Social tidak ada paket yang gratis. Namun kita masih bisa mencoba dengan gratis Premuim plan yang bisa mengelola 10 akun dengan fitur-fitur lainnya. Atau Team plan yang bisa dengan 3 anggota team dan 30 akun social media yang bisa di kelola. Kita bisa mencoba keduanya secara gratis selama 30 hari tentunya dengan beberapa fungsi yang dibatasi.

Saat ini SproutSocial telah digunakan oleh lebih daro 17.000 brand di dunia. Misalnya seperti Hyatt, Bentley, Zipcap, UPS, dan masih banyak lagi. Selain dapat mengintegrasikan berbagai social media platform. SproutSocial juga dapat terintegrasi dengan UserVoice, Bitly. Google Analytics, Feedly, dan Zendesk.

SproutSocial memiliki fitur seperti Engagement, Peblushing, Analytics, Monitoring, Listening, Social CRM, Team Collaboration, Account Structure, dan Mobile.

Selain dengan fitur yang banyak tersebut. Kalian juga bisa mendapat banyak ilmu baru dari blog dan resource yang ada di web sproutSocial seperti Data Riset, Studi Kasus, Infografik, Guides, atau Webinar.

3.Buffer
Buffer dapat membantu mengelola berbagai jenis social media

Untuk menggunakan individual plan pada tool ini kalian bisa mendapatkannya secara gratis namun dengan berbagai fitur yang dibatasi. Untuk mendapatkan fitur yang lebih banyak kalian bisa membayar mulai dari $10 perbulan yang bisa digunakan untuk mengelola lebih dari 10 akun social media.

Buffer didirikan oleh Jole Gascoigne pada tahun 2010 di Birmingham, UK. Dan saat ini Buffer sudah memiliki lebih dari 1 juta pengguna. Selain aplikasi versi webnya, buffer juga dapat diinstal sebagai browser extension. Buffer juga telah memiliki aplikasi versi mobile di Android dan iOS.

Buffer juga memiliki berbagi plans selain individual. Seperti Buffer for Business dan Buffer for Non-Profit. Buffer for NonProfit menawarkan diskon 50 bagi organisasi nonprofit yang ingin menggunakan layanan mereka.

Tidak hanya tool social media management, buffer juga membuat berbagai produk lain seperti Image Creator yang bernama Pablo dan tool Customer Service yang bernama Respond. Dan yang selalu saya suka dari  perusahaan seperti ini, mereka selalu memberikan edukasi kepada user mereka. Buffer sendiri menawarkan edukasi kepada pengguna dalam bentuk Blog, Webinar, dan Case Studies.

4.TweetDeck (BONUS)


Dengan Tweetdeck kita bisa mengelola dan memantau akun twitter pengguna lain
Tweetdeck memang tidak bisa mengelola akun social media lain selain twitter. Namun, karena saya merasa nyaman ketika menggunakannya saya juga ingin merekomendasikannya. Apalagi tool ini juga benar-benar gratis. 

Tool ini dibuat oleh Ian Dodsworth pada tahun 2008 menggunakan API dari Twitter. Kemudian pada 2011 tool ini diakuisisi oleh twitter.Tool ini sebenarnya pernah memiliki fitur yang mendukung social media lain seperti Facebook dan LinkedIn. Namun ditangan pemiliki baru, fitur ini dihapuskan pada tahun 2008 sehingga hanya fokus dikembangakan untuk mengelola akun twitter.

Tweetdeck bisa digunakan untuk mengelola lebih dari 1 akun twitter, saya sendiri pernah mencoba sampai 5 akun twitter. Kita juga bisa menambahkan fitur yang disebut coloumn. Di coloumn ini kita bisa menantat banyak hal, seperti timeline dari sebuah aku, notification, mention, messages, hastag, dan lain-lain.

Dengan tweetdeck kita tidak perlu bolak balik mengecek tab notification di twitter atau membuka banyak tab di browser untuk melihat timeline dari sebuah akun. Kita tinggal membuat coloumnnya di tweet deck, dan waktu yang kita gunakan untuk mengelola akun twitter bisa lebih hemat, efektif, dan efisien.

Itu dia beberapa tools yang bisa membantu kita mengelola banyak akun social media sekaligus. Tool ini juga dapat melakukan schedulling sehingga bisa menghemat waktu kita dalam mengelola sebuah akun social media.

Jika kalian punya rekomendasi tools lain yang pernah kalian coba dan lebih bagus dari tools yang saya rekomendasikan silakan tulis di kolom komentar.

Semoga bermanfaat

You Might Also Like

5 komentar:

  1. ane biasnaya pakai hootsuite atau tweetdeck. kalau yang lain lom pernah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya yang sering juga 2 itu mas, yang lain cuma pernah coba dan udah habis masa trialnya :D

      Hapus
  2. Hootsuite sebenernya bagus ya sayang tetap bayar dan hanya diberi masa trialnya

    BalasHapus